Bacaan Sholat Jenazah dan Tata Caranya

Bacaan Sholat Jenazah dan Tata Caranya

DARADAENG.COM – Kematian adalah sesuatu yang pasti akan terjadi dalam kehidupan. Setiap manusia akan mengalaminya, kapan dan bagaimana manusia tidak akan bisa lari dariNya. Saat kerabat atau tetangga terdekat kembali kepada Allah, kita sebagai orang terdekat harus membantu untuk menyiapkan segala kelengkapan pemakamannya. Salah satu syarat yang harus dilaksanakan adalah sholat jenazah.

Sholat jenazah dilakukan oleh kerabat yang masih hidup, bertujuan untuk mengantarkan jenazah agar dimudahkan jalannya. Namun, mungkin beberapa dari kita lupa atau tidak tahu tata cara serta bacaan-bacaan sholat jenazah. Berikut ini tata cara sholat jenazah dan baca-bacaannya.

Shalat Jenazah
Foto Praktek Shalat Jenazah
Bacaan niat shalat jenazah

1. Niat
Bacaan niat shalat jenazah
Niat shalat jenazah dapat dilafadzkan atau dalam hati saja. Berikut niatnya:
اُصَلِّي علي هذا الَميّتِ ِلله تعالي
Ushallii ‘alaa haadzal mayyiti lillaahi ta’aala
“Aku niat menshalatkan mayyit ini, karena Allah Ta’aala”
Lafadz هذا الَميّتِ /haadzal mayyiti, harus diganti dengan , هذه الَميّتِة /haadzihil mayyitati jika mayatnya perempuan.

2. Takbiratul Ihram
Takbiratul ihram dilakukan empat kali.
Takbir pertama, dilakukan setelah berniat.
Bacaan setelah takbir pertama.
Setelah takbir pertama, bacaan yang dibaca pertama adalah surat Al Fatihah. Menurut qoul ulama fiqih yang shahih, bacaan surah Al-Fatihah dalam sholat jenazah tidak diawali dengan bacaan iftitah dan tidak disertai membaca surat pendek setelahnya, seperti sholat pada umumnya. Tetapi disunahkan membaca ta’awwudz terlebih dahulu sebelum membaca Surah Al-Fatihah.
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
A’uudzubillaahi minasy syaithaanir rajiim
“Aku berlindung dari syaitan yang terkutuk”
Kemudian dilanjutkan membaca surat Al Fatihah.
Takbir kedua, dilakukan setelah bacaan surah Al-Fatihah selesai dibaca.
Bacaan setelah takbir kedua yaitu membaca shalawat kepada Nabi:
للهم صَلِّ علي محمد وعلي ألِ محمد كما صَلَيْتَ علي إبراهيم وعلي أل إبراهيم وبارِكْ علي محمد وعلي أل محمد كما باركت علي إبراهيم وعلي أل إبراهيم في العالمين إنك حميد مجيد
Allaahumma shalli ‘alaa muhammadin, wa ‘alaa aali muhammadin, kamaa shallaita ‘alaa ibraahiima, wa ‘alaa aali ibraahiima. Wa baarik ‘alaa muhammadin, wa ‘alaa aali muhammadin, kamaa baarakta ‘alaa ibraahiima, wa ‘alaa aali ibraahiima. Fil ‘aalamiina innaka hamiidum majiid.
“Ya Allah, berilah rahmat kepada Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat kepada Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung. Berilah berkah kepada Muhammad dan keluarganya (termasuk anak dan istri atau umatnya), sebagaimana Engkau telah memberi berkah kepada Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.”
Takbir ketiga
Setelah takbir ke tiga, membaca doa di bawah ini :
اللهم اغْفِرْ لَهُ وارْحَمهُ وعافِهِ واعفُ عنه وأَكْرِمْ نُزولَهُ ووسِّعْ مَدخلَهُ واغْسِلْهُ بِماءٍ وثَلْج وبَرَدٍ ونَقِهِ من الخَطايا كما يُنَقَي الثَوبُ الأَبْيَضُ مِنِ الدَنَسِ وأَبْدِلْهُ دارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وأَهْلًا خَيْراً من أهلِهِ وَزَوْجًا خَيْراً مِن زَوْجِهِ وَقِهِ فِتْنَةَ القَبْرِ وعَذَابَ النارِ
Allaahummaghfirlahu, warhamhu, wa ‘aafihi, wa’fu ‘anhu, wa akrim nuzuulahu, wa wassi’ madkhalahu, waghsilhu bimaa-in watsaljin wabaradin, wanaqqihi minal khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minaddanasi, wa abdilhu daaran khairan min daarihi, wa ahlan khairan min ahlihi, wa zaujan khairan min zaujihi, waqihi fitnatal qabri wa ‘adzaabannaar.
“Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, maafkanlah dia, ampunilah kesalahannya, muliakanlah kematiannya, lapangkanlah kuburannya, cucilah kesalahannya dengan air, es dan embun sebagaimana mencuci pakaian putih dari kotoran, gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik, gantilah keluarganya dengan keluarga yang lebih baik, gantilah istrinya dengan isri yang lebih baik, hindarkanlah dari fitnah kubur dan siksa neraka.”
Takbir keempat
Setelah takbir ke empat, membaca doa di bawah ini :
اللهُمّ لاتَحرِمْنا أَجْرَهُ ولاتَفْتِنّا بَعدَهُ
Allaahumma laa tahrimnaa ajrahu, walaa taftinnaa ba’dah
“Ya Allah, janganlah Engkau haramkan Kami dari pahalanya, dan janganlah Engkau beri fitnah pada kami setelah kematiannya.”

3. Salam.
Setelah membaca doa takbir ke empat, dilanjutkan membaca salam.
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Assalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wa barakaatuh
“Keselamatan, rahmat Allah dan keberkahan-Nya semoga untuk kalian semua”

Dari semua tata cara sholat jenazah tersebut harus dilakukan secara berurut dan tertib agar mendapat pahala disisi Allah SWT. Tidak ada salahnya kita yang masih hidup untuk melakukannya, karena setiap amalan akan mendapatkan balasan meski tanpa diharapkan sekalipun. Allah tidak akan membiarkan ketulusan seorang hamba sia-sia. Maka dari itu, hendaklah kita saling membantu dalam berbuat kebaikan.

Satu gagasan untuk “Bacaan Sholat Jenazah dan Tata Caranya”

Tinggalkan Balasan