Baju Bodo Pakaian Adat Sulawesi Selatan Makassar

Baju Bodo Pakaian Adat Sulawesi Selatan Makassar

DARADAENG.COM – Pakaian Adat Sulawesi Selatan, Pakaian adat adalah salah satu manifestasi kebudayaan bangsa. Indonesia yang populer dengan keanekaragaman suku bangsa mempunyai beberapa puluh dan mungkin beberapa ratus pakaian adat sebagai ciri khas masing-masing suku bangsa. Baju adat Sulawesi Selatan Makasar merupakan salah satunya. Pakaian adat khas suku Makassar, suku Bugis dan suku Mandar yang terdapat di Sulawesi Selatan adalah Baju Bodo. Masyarakat Sulawesi Selatan biasa menyebutnya Bodo Gesung lantaran wujud busana ini yang mempunyai bentuk menggelembung dibagian punggung.

Baju Bodo Pakaian Adat Sulawesi Selatan

Pakaian Adat Sulawesi Selatan

Bagian dari Baju Bodo yaitu blus yang dikenakan untuk busana bagian atas dan sarung untuk penutup badan bagian bawah. Ada dua model busana atas (blus), yakni Pakaian Labbu, Pakaian Bodo berlengan panjang, serta Pakaian Bodo, yakni blus yang berbentuk seperti kutang dan pakaian bungkus di bagian sarungnya.

Tata cara mengenakan pakaian pada orang-orang Sulawesi Selatan ditata pada sebuah kitab suci Patuntung, kitab tersebut merupakan salah satu warisan kepercayaan dinamisme dan animisme. Dulu saat Baju Bodo terbuat dari kain kasa hitam dan merah yang di rangkap dua yang dibentuk lewat cara dikanji.

Panjangnya pun dua kali lebih panjang busananya hingga menyentuh permukaan tanah, lebarnya kurang lebih satu meter. Kain tersebut lalu dilipat sesuai panjangnya, ke dua sisinya dijahit dan lubang lengan terbentuk dari sisa kain yg tidak terjahit. Untuk membuat gelembung dibagian lengan, menggunakan kain ini mesti agak disingsingkan. Dan, sarungnya dipegang dengan tangan kiri, tidak diikat di pinggang.

Ciri Baju Bodo Pakaian Adat Sulawesi Selatan Makassar ini yaitu memiliki bentuk segi empat, sisi samping pakaian atas yang dijahit, tidak berlengan, terbentuknya gelembung dibagian tubuh, tak ada sambungan jahitan dibagian bahu, terdapatnya hiasan berbentuk bulatan kepingan logam di seluruh bagian tepi, dan permukaan blus. Memakai Baju Bodo berdasarkan warna mesti mematuhi ketentuan yang terkait dengan usia penggunanya.

Wanita berusia sepuluh tahun atau lebih muda menggunakan Baju Bodo warna jingga, wanita berusia 10-14 tahun memakai Baju Bodo warna jingga dan merah darah, serta perempuan usia 17-25 tahun mengenakan Baju Bodo warna merah darah. Warna putih khusus dikenakan dukun dan para inang. Warna ungu dikenakan para janda dan hijau merupakan warna Baju Bodo teristimewa bagi wanita bangsawan.

Meskipun saat ini Baju Bodo tidak dikenakan dalam kegiatan sehari-hari, baju adat Sulawesi Selatan Makasar ini tetap dipakai sebagai pakaian pada saat pesta pernikahan atau acara tertentu atau menyambut tamu-tamu Istimewa di Makassar Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan