Cara Mengobati Telinga Bernanah secara Tradisional

Cara Mengobati Telinga Bernanah secara Tradisional

DARADAENG.COM – Telinga merupakan organ tubuh yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Sebab telinga berfungsi sebagai alat pendengaran, dimana tanpa telinga seseorang mungkin akan kesulitan untuk berkomunikasi. Namun, ada beberapa penyakit yang dapat mengganggu fungsi dari telinga, salah satunya adalah telinga bernanah. Penyakit ini diakibatkan karena adanya infeksi, yang berasal dari bakteri, jamur dan virus.

Telinga bernanah biasanya dialami oleh anak-anak usia sekolah dasar. Tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa orang dewasa akan bebas dari penyakit ini. Telinga bernanah ini biasanya mengeluarkan cairan yang disebut otorrea. Biasanya hal ini dianggap sebagai pertanda dari pembersihan telinga secara alami. Namun, ada cairan yang keluar berupa nanah dan berbau busuk.

Eustachius tube yaitu nama penyakit dimana telinga bernanah pada saluran telinga dalam. Terkumpulnya nanah di dalam rongga telinga bagian tengah mengakibatkan pembengkakan dan akan menimbulkan rasa sakit pada telinga, serta penderita akan mengalami demam tinggi. Jika nanah terus tertampung dalam telinga akan mampu memecah gendang telinga sehingga menyebabkan ketulian.

Beberapa upaya penyembuhan penyakit ini seperti pemberian obat tetes telinga, antibiotik, dan obat anti radang. Namun dipastikan bahwa obat tetes telinga ini tidak bekerja secara efisien karena cairannya tidak bisa menyentuh ke semua bagian telinga yang mengalami iritasi.

Pada dasarnya telinga bernanah mudah disembuhkan jika diberi penanganan yang baik dan sesuai dengan kondisinya. Jika merasa tidak aman menggunakan obat-obatan medis, dapat juga menggunakan pengobatan herbal secara alami dan tradisional. Berikut ini beberapa obat tradisional yang akan membantu menangani masalah ini.

  1. Memakan makanan yang alami seperti kurma dan buah-buahan kaya vitamin. Mengonsumsi kurma 3 biji setiap pagi dan rutin dilakukan tiap hari.
  2. Pengobatan menggunakan tanaman pegagan. Ambil segenggam daun pegagan yang segar, lalu cuci hingga bersih. Setelah bersih haluskan, dan ambil sarinya lalu campurkan dengan minyak kelapa yang telah dipanaskan. Teteskan ramuan pada telinga yang sedang sakit.
  3. Pengobatan menggunakan akar pinang muda. Cara membuatnya dengan mengambil akar pinang yang masih muda sesuai kebutuhan, cuci hingga besih kemudian tumbuk dan diperas. Air perasannya dipisahkan dari ampas-ampasnya. Sebelum digunakan, bersihkan telinga lebih dulu dengan kapas. Jika sudah bersih, maka teteskan air pinag ke telinga, sekitar 3 tetes. Jangan biarkan tetesan air pinang ini jangan sampai keluar telinga, lakukan setiap hari secara rutin hingga sembuh.
  4. Pengobatan untuk telinga bernanah secara alami menggunakan bawang putih. Bawang putih dapat menjadi antibiotik untuk mengurangi dan meredakan rasa sakit. Cara pembuatannya, siapkan beberapa siung bawang putih sesuai dengan keperluan pengobatan, kemudian dicuci dan rebus dalam 1/2 gelas air hingga sisa air bawang putih meluap dengan sendirinya. Saring rebusan bawang putih dan minyaknya. Sebelum digunakan, tutup telinga menggunakan kapas lalu teteskan minyak bawang putih tersebut. Agar kapas tidak terlepas dan minyak tidak keluar dari telinga, sebaiknya menutup telinga menggunakan handuk kecil. Fungsi minyak bawang putih dapat menyembuhkan infeksi yang terjadi akibat telinga bernanah.
  5. Mengobati telinga bernanah dengan teh bunga mullein. Cara membuatnya adalah dengan menyeduh bunga mullein menggunakan 1/2 gelas air. Kemudian seduh juga 1 sendok teh bunga mullein dan 1 sendok minyak zaitun. Diamkan campuran air ini dalam semalam. Penggunaanya dengan meneteskan pada telinga yang bernanah, tutup dengan kapas.

Jika terjadi iritasi yang berlebihan, alangkah lebih baiknya segera diperiksa ke dokter. Demikian cara mengobati telinga benanah secara tradisional. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua.

Tinggalkan Balasan