Coto Kuda Turatea Belokallong

 Aneka Masakan
Coto Kuda Turatea Belokallong
2 votes, 5.00 avg. rating (97% score)


DARADAENG.COM – Jeneponto adalah sebuah kabupaten yang berada disulawesi selatan, dengan jarak tempuh 95 Kilo Meter dari kota makassar kurang lebih dua jam lamanya, dengan mengedarai kendaraan umum mobil pete pete maupun dengan kendaraan pribadi dengan menggunakan motor, pejalanan kekabupaten penghasil garam ini dengan melewati

Dua Ibu kota kabupaten yaitu kabupaten gowa dan takalar, dari jaman dahulu kala sampai sekarang jeneponto dikenal dengan kuda, lambang daerah jeneponto pun disimbolkan dengan Patung kuda hal ini bisa kita temukan di jalan perempatan pusat ibu kota yakni Bontosunggu, sedangkan didalam perjananan menuju jeneponto saja kita bisa menemukan kuda yang di diternakkan oleh warga, karena daerah tersebut

Kuda merupakan makanan khas jika berlangsung pesta adat atau pun pesta pengantin, kudalah yang dijadikan menu utama untuk menjamu para tamu, disamping itu kuda dijadikan ajang para penggemar dan pencinta kuda yakni lomba pacuan kuda dijenpeonto yang kadang dilombakan tiap 2 kali dalam setahun, itulah sedikit gambaran mengenai kabupaten jeneponto, nah maka dari itu saya mengajak sahabat pengunjung blog dara daeng untuk melihat hal unik dari bumi Turatea Jeneponto yaitu Coto Kuda.

Coto Kuda Turatea Belokallong

Coto Kuda Turatea Belokallong

Coto Kuda Turatea

Setelah kemarin saya melakukan pejalanan wisata kejeneponto dengan maksud dan tujauan melihat proses cara pembuatan coto kuda, sasaran saya adalah warung coto kuda belokallong, saya pun bersama rombongan mampir kewarung tersebut dan menikamati hidangan lezat coto kuda, Namun buat anda yang tidak sempat berkujung ketempat tersebut khususnya anda yang berada di luar pulau sulawesi, dan merasa penasaran pengen mencoba coto kuda berikut tips resep masakan dari saya cara membuat coto kuda simak selengkapnya berikut ini :

Bahan bahan Coto Kuda
Bahan Coto Kuda

Bahan yang diperlukan untuk membuat coto kuda adalah :

  • 3 Kilo Gram Daging Kuda Segar
  • Usus Kuda, Hati dan Otak Kuda
  • 4 Kilo Beras untuk bahan membuat ketupat

Bumbu yang diperlukan untuk membuat coto kuda adalah :

  • 1 Butir kelapa Tua utuk diolah menjadi santan murni
  • 3 umbi serai
  • 10 centi meter laos
  • 15 Butir Bawang Putih
  • 8 Butir Bawang Merah
  • Garam dapur secukupnya
  • 5 helai daun salam
  • 4 Biji jeruk Nipis
  • 5 centi meter Jahe kering
  • 10 centi meter Lengkuas
  • 5 Batang Daun bawang

Cara Membuat COTO KUDA

Cara Membuat COTO KUDA

 

Coto
  1. Daging Kuda usus maupun hati kuda, dimasukkan kedalam tempat masak, dan dicampurkan dengan bumbu bumbu lainya yakni serai, jahe, dan daun salam
  2. Jika daging rebusan kuda sudah matang maka angkat dan tiriskan Tunggu sampai dingin.
  3. Ambil dan potong potong kecil daging kuda denagan ukuran sebesar dadu.
  4. Tumislah bumbu yang sudah dihaluskan hinggah mengeluarkan aroma.
  5. Hasil tumisan dimasukkan kembali kedalam tempat masak.
  6. Lalu dipanaskan kembali lalu masukkan santan biarkan sampai mendidih hinggah bumbu meresap kedalam daging Matikan Kompor
  7. Nah sekarang coto kuda pun sudah siap disantap bersama dengan Ketupat. Resep diatas pas dinikmati untuk 15 orang.

 

Ketupat Coto

 
Namun disini tempat masak yang digunakan oleh pemilik warung coto kuda belokallong adalah

Tempat Masak Coto Kuda

 
Sebuah panci besar yang dengan kapasitas 40 Kilo daging kuda, mengingat pelanggan warung coto kuda ini sangat ramai banyak diminati oleh warga sulawesi selatan pada umumnya, dan tetunya buat warga jeneponto sendiri, bahkan menurut data yang saya dapatkan dari sang pemilik warung, coto kuda yang dijualnya hanya mampu memenuhi jatah makan untuk 150 orang perhari, itu pun masih banyak pelanggan yang kepengen makan coto, namun jatah yang sudah disiapkan sudah habis, wah wah sungguh laris makanan yang satu ini memang tidak semua warung makan di Makassar menyiapkan menu coto kuda maka dari itu coto kuda Merupakan Masakan yang unik dari bumi Turatea Jeneponto

Manfaat mengkomsumsi kuda adalah :

  • # Dapat menambah Gairah vitakitas Pria dewasa
  • # Sebagai Obat anti tetanus

Fatwa Makan Kuda

HR.Bukhari Muslim dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:
Bahwasanya beliau Shallallahu Alaihi wasallam pada tahun Khaibar mengharamkan daging keledai, dan menghalalkan daging kuda.

Nah demikainlah persemaban dari saya yang sudah mengulas mengenai suputar wisata kuliner di jeneponto yakni coto kuda dan resep cara membuat coto kuda semoga dapat bermanfaat. Wassalam.


Author: 

No Responses

Leave a Reply