International Festival of Indonesia Largest Cave Karst

International Festival of Indonesia’s Largest Cave Karst. Festival Gua Internasional, minat khusus mengenai berkembang pesat wisata di Indonesia salah satu diantaranya adalah wisata gua. Seperti Halnya apa yang telah di gelar pada kawasan karst Kampung Belae, Kabupaten Pangkajene dan kepulauan, Propinsi Sulawesi Selatan pagelaran festival gua internasional di gelar pada hari jumat tanggal 4-10-2013.

Kawasan Karst Pangkep merupakan bahagian dari Wilayah Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung [TNBB]. Karst pada TNBB terbentang luas sepanjang kurang lebih 43.750 hektar dengan dua kabupaten. Yakni Kabupaten Pangkep dan Kabupaten Maros. Adapun Potensi Alam yang bisa dikelola disana yaitu keindahan wisata penelusuran gua serta panjat tebing.

International Festival of Indonesia’s Largest Cave Karst

Maka dari itu Ikatan pemuda pencinta Alam Kabupaten pangkep beserta Pemerintah daerah kabupaten Pangkajene dan kepulaun mengadakan pagelaran International Cave Festival di kampung Belae. Pada Acara Festival ini hadir sekitar 250 peserta mereka adalah para penggiat selusur gua dari sebelas provinsi yang ada di Indonesia.

Karst Kampung Belae adalah karst terbesar nomor dua dunia sesudah Negara China, hal ini di ungkapkan oleh panitia lokal, saat pembukaan International Cave Festival di Kampung Belae, Kab. Pangkep Sulsel Jumat.

Acara Festival digelar selama tiga hari yang dimulai pada hari jumat dan di tutup pada hari minggu, Pada acara pembukaan Festival Gua Internasional hadir empat orang bissu pangkep mereka mepertontontakan Ilmu Kebal dari senjata tajam. Festival Gua Internasional ini merupakan Festival yang di adakan untuk pertama kalinya di kabupaten pangkep.

Festival Gua Internasional ini diadakan pelatihan mengenai pengelan Gua, serta penelusuran pada sela sela Gua Karst, Acara berlangsung begitu meriah bupati pangkajene dan kepulaun hadir pada Festival Gua Internasional ini, Bupati berharap (Syamsuddin A Hamid) berharap dengan Adanya Festival Gua Internasional ini Akan Menjadi Peluang Wisata Karst Kabupaten Pangkep.

Tapi Untuk saat ini masyarakat Pangkep pada umumnya masih kurangnya minat dan perhatian masyarakat mengenai Potensi Karst Pangkep. Mereka yang berkungjung pada Festival Gua Internasional ini rata rata orang dari Luar negeri yaitu Tourist dari neraga Swedia, Inggris serta Negara Prancis. Mereka itu adalah para peminat Karst, Pencinta Alam, Akeolog dan Geologist.

Sementara itu, Ketua Umum International Cave Festival, Ujar Herry Cahyadi, sedikitnya terdapat 268 Gua pada kawasan karst Maros dan Pangkep. Serta 50 Gua Lainya adalah gua pra sejarah. Gua gua bersejarah ini penuhi dengan ornamen stalakmit dan stalaktit berkristal dan begitu indah. Pada Umunya wilayah Karst mempunyai bentuk karst yang berbukit bukit ada pula yang berbentuk menara.

Herry Cahyadi menjelaskan, bahawa menara-menara karst tersebut mempunyai bentuk gugusan pegunungan batu gamping. Jika dilihat dari bentuknya, karst yang terdapat di Maros dan Pangkep mempunyai tipe karst yang sama dengan Karst yang ada di China Selatan dan Negara Vietnam.

Potensi di Karst Pangkep begitu besar, dan masih banyak lagi gua yang belum tereksplortasi. Semoga dengan acara Festival Gua Internasional akan menjadi peluang wisata di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.

Tinggalkan Balasan