Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

Daradaeng.com – Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini dalam mencetak generasi muda yang intelek nantinya, namun sebelumnya mari kita bersama membaca sedikit informasi tentang Apa Itu PAUD atau pendidikan Anak Usia Dini. Pendidikan Anak Usia Dini adalah pendidikan yang diselenggarakan oleh Kementrian pendidikan Nasional di Indonesia yang telah disepakati dan disetujui bersama untuk diterapkan pada anak usia dibawah enam tahun.

Pendidikan Anak Usia Dini
Pendidikan Anak Usia Dini

Pendidikan Usia Dini

Adapun Manfaat Pendidikan Anak Usia Dini yang dirangkum oleh Admin DaraDaeng.com yaitu :

1. Merangsang pola Pikir
Pendidikan yang dibina sejak kecil atau pada usia dini (1-6) tahun terbukti ampuh untuk merangsang pola pikir anak, pola pendidikan interaktif pada sekolah PAUD ini akan banyak membantu anak mencapai kemaksimalan kinerja otak pada saat dewasa nantinya, pola pikir yang masih segar akan sangat baik diisi dengan materi-materi pembelajaran agar nantinya anak akan lebih dapat memiliki pola pikir yang relevan dengan kehidupannya.

2. Mengasah Kapabilitas Kecerdasan Otak
Penelitian di negara-negara berkembang menunjukkan bahwa kecerdasan pada orang dewasa ditentukan oleh tingkat pendidikannya pada usia dibawah 6 tahun hal ini menunjukkan tingkat penyerapan pendidikan terpesatnya pada usia 2-4 tahun dan mencapai puncaknya pada usia 18 tahun. Kemampuan anak yang diasah sedini mungkin akan dapat meningkatkan kapabilitas (daya tampung) kecerdasan yang baik pada usia belajarnya (2-18 tahun) dan tentu saja pengaruh nutrisi yang diberikanpun sangat berpengaruh pada anak tersebut.

3. Meningkatkan taraf kecerdasan anak
Taraf kecerdasan anak memang berbeda, hal ini dipengaruhi oleh gen dari orang tua, namun alangkah baiknya setiap anak dibekali dengan pendidikan awal dimana masa-masa tersebut adalah masa perkembangan yang sangat mudah menyerap pendidikan, taraf kecerdasan anak sangat dipengaruhi oleh pondasi awalnya dimana jika pondasi awal anak kokoh dan baik maka akan banyak berpengaruh pada kecerdasan sewaktu dewasa nantinya.

4. Meningkatkan kesiapan anak
Meningkatkan kesiapan anak untuk memasuki jenjang pendidikan formal selanjutnya Seperti halnya dengan manusia dewasa, setiap orang akan memiliki waktu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya, sama halnya dengan anak usia dini, anak usia dini memerlukan waktu untuk penyesuaian dengan keadaan baru, kesiapan anak yang kurang dalam menerima materi akan berpengaruh

Pada saat anak tersebut menginjak usia pendidikan dasar (SD/SMP/SMA/Perguruan Tinggi), dengan pendidikan anak usia dini maka anak akan dilatih untuk lebih mudah berinteraksi dan menyesuaikan diri dengan pengajaran oleh orang lain (bukan pada orang tua), perlunya melatih pembiasaan diri akan sangat membantu anak menyerap materi yang diajarkan dari pengajaran madrasah pertama mereka (Orang Tua)

5. Membangun karakter Mandiri kualitas sosialisasi
Karakter anak akan terlihat pada usia-usia pertama berinteraksi dengan dunia luar (dunia selain orang tua), karakter ini tentu berbeda satu dengan yang lainnya (tidak ada yang sama persis) karenanya membangun karakter anak dengan interaksi dunia luar (Program Pendidikan Anak usia Dini) akan dapat

Melatih anak dalam bersosialisasi dan berinteraksi pada usia ini karakter anak masih dapat dipoles sesuai dengan keinginan kita, karena penerimaan yang masih sangat kuat, sehingga anak akan dapat dibentuk menjadi karakter yang baik dan sesuai dengan keinginan kita, dan tentunya kita ingin karakter anak kita akan mandiri dan kuat pada saatnya nanti.

Tinggalkan Balasan