Arsip Kategori: Makassar

5 Kuliner favorit di Makassar Yang Wajib Kamu Cicipi

Daradaeng, Kumparan – Makassar memang menjadi kota wisata yang selalu dibanjiri wisatawan setiap tahunnya. Di kota ini Anda bisa menikmati banyak sekali tempat wisata alam maupun tempat wisata buatan. Selain terkenal karena tempat wisatanya, kota ini juga memiliki wisata kuliner Makassar yang wajib dikunjungi. Karena belum afdol rasanya apabila Anda berkunjung ke Makassar tapi tidak mencicipi berbagai kuliner yang ada.

makassar

Dan untuk mengungkap wisata kuliner Makassar, maka berikut ini adalah kuliner khas makassar beserta tempat makan favorit di Makassar yang dapat Anda kunjungi :

  1. Pallu Basa Serigala

Selain coto, Anda juga wajib mencoba pallu basa yang menjadi makanan paling favorit di Makassar. Untuk menikmatinya, Anda bisa mampir ke Pallu Basa Serigala yang terletak di Jalan Serigala dan buka pada pukul 09.00 pagi sampai 08.00 malam WITA. Harga per porsi pallu basa Serigala hanya 13.000 sampai 15.000 rupiah.

  1. Coto Nusantara

Ketika berwisata di Makassar maka Anda tidak boleh lupa mencoba coto di Coto Nusantara. Dengan pemiliknya bernama Haji Makmur Dg. Tutu tempat ini menyediakan coto yang sangat enak dan nikmat.

Harga perporsinya juga sangat terjangkau, yaitu hanya 12.000 rupiah saja perporsinya. Coto Nusantara berlokasi di Jalan Nusantara No. 32 Makassar, ada juga alamat cabangnya yaitu di Jalan Merpati Ruko 2 dan 3. Waktu buka Coto Nusantara yaitu pukul 06.30 sampai 18.00 Wita.

  1. Toko Cahaya, Makassar

Apabila ke Makassar tetapi Anda tidak berbelanja oleh-oleh maka kurang sempurna. Oleh sebab itu Toko Cahaya yang bertempat di di Jalan Sulawesi No.181 Makassar sangat direkomendasikan untuk berbelanja oleh-oleh makanan khas Makassar.

Ada banyak sekali makanan oleh-oleh yang bisa Anda beli seperti kacang gula-gula merk ayam, kacang disco merk ayam, sirup markisa, kue durian, dampo durian, manisan buah-buahan kering, kopi khas Sulawesi, kerupuk khas Makassar, kue baruasa, gula-gula, dan masih banyak lagi.

  1. Rumah Makan Seafood Apong

Bagi Anda yang ingin menikmati seafood di Makassar maka tidak ada salahnya mampir ke Seafood Apong. Seafood Apong merupakan rumah makan seafood di Makassar yang sangat terkenal, sebab menunya enak-enak dan menggugah selera. Beberapa menunya antara lain seperti kepiting angsio, ikan kudu-kudu, dan masih banyak lagi lainnya.

  1. Warung Pangkep Sop Saudara

Sop saudara adalah makanan khas Sulawesi yang bisa Anda coba di Makassar. Untuk menikmati kuliner yang satu ini Anda bisa mengunjungi Warung Pangkep Sop Saudara yang terletak di Jalan Irian, Makassar.

Sop ini berbeda dengan sop-sop lainnya, sopnya berisi daging sapi dan dibumbui dengan rempah-rempah yang cukup banyak. Pastinya setelah mencicipi makanan yang satu ini Anda akan nagih.

Karena kalau Anda ke Makassar tanpa mencoba berbagai wisata kulinernya maka kunjungan Anda pasti menjadi kurang berkesan. Maka dari itu keempat tempat makan diatas wajib Anda datangi saat berkunjung ke Makassar.

Sumber: kumparan.com

Berkunjung ke Makassar rasanya tidak lengkap jika Belum Rasakan 8 Hal Ini

Daradaeng, Kumparan – Perjalanan liburan atau travelling adalah salah satu bentuk refreshing yang paling disukai sebagian orang. Dengan travelling, berbagai kejenuhan juga kepenatan hati dapat diminimalkan, bahkan dihilangkan. Karenanya, segeralah melakukan traveling karena keseharian yang terlalu sibuk berefek pada produktifitas pekerjaan maupun pelajaran.

Mulailah menenangkan diri dengan memiliki cukup waktu luang untuk melakukan travelling sarat makna. Atur jadwal perjalanan Anda saat ini juga, lalu sesapi mewahnya saat-saat reflektif, meditatif, dan kontemplatif pada setiap tempat yang dikunjungi.

makassar

Untuk mengisi waktu luang yang sangat berarti, kami mengajak Anda ke Makassar, mengelilingi keelokan khazanah kebaharian dari pantai hingga ke tengah pulau, menyusuri kelezatan kuliner identik daerah yang kaya rempah, pun mendalami getaran spiritual dari wujud kebudayaan orang-orang selatan daratan Sulawesi.

Berikut kami bahas delapan hal yang bisa Anda rasakan bila melaksanakan travelling di Makassar dan sekitarnya. Jika belum merasakan kedelapan hal di bawah ini, maka liburan Anda ke Makassar belum memuaskan.

  1. Rasakan Nikmatnya Makanan Hewan Laut Makassar

Orang-orang Makassar selalu bangga dengan produk makanan warisan leluhur berbahan dari laut. Wajar saja, letak geografis jantung kota Makassar yang terletak di pesisir pantai, menyebabkan cara pengolahan ikan, cumi, dan sebagainya telah dipahami dengan mendalam sejak dulu. Hasilnya, yeaaahh.. coba tengok saja, restoran paling wah di Makassar diisi mereka yang menyediakan ikan bakar, pallumara, serta pelbagai menu olahan laut lainnya. Anda pun bisa memesan catering murah dengan rasa yang juara dengan mudah di kota ini.

  1. Rasakan Makanan Berbahan Daging Paling Gurih

Jangan sekali-kali melaksanakan penilaian akan rasa Coto, Pallubasa, dan Sop Konro bila Anda hanya pernah mencicipinya di luar tanah asalnya, Makassar. Karena kenikmatannya yang terkenal hingga ke semua wilayah di Nusantara, banyak orang yang kemudian menyoba membuat sendiri menu resep daging khas Makassar ini. Pun, banyak yang membuat restoran yang menyediakan Coto, Pallubasa, dan Sop Konro. Walaupun demikian, perlu Anda ketahui, rasanya tidak akan pernah senikmat bila Coto, Pallubasa, dan Sop Konro itu dimakan berteman semilir Anging Mammiri.

  1. Rasakan Segarnya es Pisang Ijo

Jajanan berbahan dibuat dari pisang begitu populer oleh kebanyakan orang Bugis – Makassar. Selain pisang ijo, ada juga pallu butung, barongko, roko’-roko’ unti, pisang epe’, sanggara balanda, dsb. Pisang ijo jadi pemimpin dari semua resep-resep warisan itu, karena pisang berbalut tepung beras dengan warna hijau pandan itu sangat mantap ketika dicelupkan ke dalam fla tepung dingin yang ditaburi dengan sirop DHT. Maknyuss..

  1. Rasakan Kecantikan Pulau Samalona

Begitu banyak pulau cantik nan indah yang bisa didatangi ketika Anda berada di Kota Makassar. Salah satu yang terdekat dari pusat kota yaitu pulau Samalona. Jarak tempuh dari dermaga Kayu Bangkoa Makassar ke Samalona sekisar 30 menit dengan menggunakan perahu sewaan. Di Samalona, penduduk tempat tersebut menyediakan peralatan snorkling hingga peralatan menyelam. Penginapan juga tersedia lumayan banyak dengan harga ramah di kantong.

  1. Rasakan Biru Cerahnya Air Laut Pantai Bira

Kabupaten Bulukumba berada di ujung kaki Pulau Sulawesi, jaraknya sekitar 169 kilometer dari Kota Makassar. Sampai saat ini, tak ada pantai di Bulukumba yang bisa menyamai ketenaran Tanjung Bira. Garis pantai Tanjung Bira yang panjang dengan pasir putih dan cerah biru air lautnya, tak bisa dipungkiri membuat setiap orang yang datang bakal bisa termangu takjub.

Cottage mewah juga kian banyak dibangun di tepian daerah berbatu Pantai Bira. Namun tidak usah kecewa, penginapan sederhana tapi asik juga tesedia kok. Ayo ke Bulukumba!

  1. Rasakan Eksotika Pegunungan Karst Rammang-Rammang

Rammang-Rammang yang berada di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa berubah jadi magnet wisata baru Sulawesi Selatan. Keindahan daerah pegunungan karst terbesar kedua di dunia itu, akan memberi banyak pengalaman menarik menikmati kesejukan lembah dan merasakan langsung cantiknya guratan karst yang membentang luas.
Di Rammang-rammang, Anda bias menikmati sungai Pute dengan menumpang perahu yang disewakan, Setiap perahu sanggup memuat 4 hingga lima penumpang. Anda bisa menikmat pemandangan gugusan karst alamiah di sepanjang penyusuran sungai Pute.

  1. Rasakan Damainya Kota Malino

Kota Malino berada di dataran tinggi Kabupaten Gowa, jaraknya sekitar 63 kilometre dari pusat daerah Makassar. Berbagai objek wisata dapat Anda temukan di daerah sejuk ini. Hutan pinus di Malino yang luas sangat tepat untuk menjadi lokasi piknik dengan teman tercinta. Pun, wisatawan bisa menikmati serunya air terjun di Takapala, Air Terjun Ketemu Jodoh, maupun Air Terjun Tangga seribu.

Di akhir pekan yang cerah, Kota Malino sangat ramai dengan wisatawan. Yang menjadi daya tarik saat ini di daerah yang dibangun pada 1927 ini merupakan lingkungan Malino Highland. Pada Malino Higland, mata Anda akan terperanjat oleh sehamparan kebun teh peninggalan perusahaan Jepang.

  1. Rasakan Spirit Kebudayaan Toraja

“Jangan mati sebelum ke Toraja!”, itulah potongan kalimat yang diucapkan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo pada sebuah iklan video pariwisata Toraja beberapa waktu lalu. Sang gubernur rasa-rasanya bukan berlebihan berkata demikian, karena tiap lokasi di Toraja seperti bongkahan-bongkahan intan permata yang begitu menyenangkan dilihat mata, diresap jiwa.

Orang-orang Toraja sangat patuh pada usaha menjaga nilai-nilai budaya, hal itu masih rutin kita temui pada prkatek upacara kematian, pesta pernikahan, dan sederet sakramen maknawi lainnya.

Perhatikan saja bagaimana dalamnya makna upacara kematian orang-orang Toraja yang tidak didapatkan di budaya masyarakat di belahan dunia lainnya. Anda perhatikan sendiri artefak pra sejarah pada bingkai kebudayaan Toraja pada kompleks-kompleks pemakaman kuno, pastinya Anda bakal kagum bahwa orang Toraja merupakan sebaik-baiknya orang yang menghormati kehidupan dan kematian.

Sumber : kumparan.com

Lejja, Permandian Menyehatkan di Tengah Hutan

Daradaeng.comPermadian Alam Air Panas Lejja. Kelelawar! Ya, inilah salah satu yang khas dari kota watangsoppeng. Satu kekhasan tersendiri dari kabupaten yang berjarak kurang lebih 179 kilo meter diutara kota Makassar ini, disana terdapat banyak kelelawar pada setiap pohon yang ada disepanjang kota Soppeng, itulah sebanya sehingga Kabupaten Soppeng memperoleh julukan sebagai Kota Kalong atau kota kelelawar. Namun pesona yang dipunyai Soppeng tidak cuma itu. Kabupaten soppeng menaruh obyek Wisata yang tidak kalah menariknya dengan obyek wisata lainya yang terdapat di Indonesia.

Ulasan Admin daradaeng.com pada kesempatan ini, adalah tentang permandian alam air panas lejja watang soppeng, dengan berangkat dari kota Watang Soppeng menuju permandian Air Panas Lejja. dengan menengendarai sepeda motor selama sekitar satu jam lamanya.

Permadian Alam Lejja berada di lokasi hutan lindung berbukit dengan pemandangan yang begitu indah di Desa Bulu, Kec. Marioriawa, atau sekitar 44 Kilo Meter dari kota Watangsoppeng. Permandian Air panas lejja meruapak obyek wisata Andalan yang ramai di kunjungi oleh para wisatawan, baik itu wisatawan domestik ataupun wisatawan mancanegara.

PermandianAlam lejja Soppeng

Permadian Alam Air Panas Lejja

Untuk menuju kelokasi obyek wisata air panas lejja, mesti memakai kendaraan roda dua atau roda empat. Karena lokasinya kurang lebih sepuluh kilo meter dari jalan poros Kabupaten Soppeng, dengan menelusuri jalan yang bekelok-kelok dan disertai penurunan serta tanjakan. namun kondisi jalan yang cukup mulus beraspal hingga perjalana begitu mengasyikkan.

Untuk sampai ke tempat permadian lejja, mesti lewat jalanan yang berliku serta terjal, benar-benar perjanan yang melelahkan akan Tetapi perasaan capek seolah olah akan terbayarkan di saat menceburkan diri di dalam kolam permandian air panas lejja ini. dengan Suhu airnya menggapai enam puluh derajat celsius, di tambah dengan kandungan sulfur, serta kandungan belerang sesuai hasil riset menggapai sekitar 1,5 persen.

Keunggulan air dari pembukitan Soppeng inilah yang diakui bermanfaat dapat mengobati beragam jenis penyakit kulit dan dan penyakit tulang, seperti rematik, tetang pada otot badan, gatal-gatal pada kulit, sampai dengan mandi di lejja dapar menyembuhkan jerawat. Tentunya Benar-benar pas untuk melepas penat sehabis berktivisas.

Sarana di permandian Alam Air Panas Lejja ini cukup cukup karenanya ada kolam permandian umum serta privat, toilet, area basuh, tempat ubah baju, pondok peristirahatan, serta baruga wisata tempat pertemuan.

Untuk kolam permadian privat disiapkan dengan rumah panggung kecil yang mempunyai kolam dibelakangnya dengan lebar 3 mtr.. Sedang untuk kolam permadian, biasanya ada 5 kolam dengan manfaat yang tidak sama.

Kolam pertama, airnya benar-benar panas, Mesti waspada bila ada di tempat ini lantaran telur yang dicelupakan di kolam ini dapat jadi setengah masak. Kolam ke-2, kolam cukup dangkal dengan kondisi air suam-suam kuku yang dapat digunakan untuk anak-anak kecil atau untuk anda yg tidak dapat berenang, dapat pula menggunakan kolam ini.

Kolam ketiga, kolam dengan kedalaman hanya leher serta air suam-suam kuku untuk orang dewasa. Ada pelampung yang disewakan bila anda takut berenang di kolam ini. Kolam ke empat air dikolam ini telah normal tak telalu panas atupun terlampau dingin serta kolam ini spesial untuk yang dewasa saja. serta kolam ke lima, kolam yang ada di seblah timur ini dilengkapi dengan papan loncatan.

Serta untuk tarifnya, salah seseorang pengelola mejelaskan, sarana villa/rumah panggung dapat disewa Rp. 200 ribu per malam, gazebo dengan kolam kecil dibelakangnya Rp. 50 per jam, aula baruga Rp. 500 ribu per malam. Sesaat ticket masuk untuk dewasa Rp. 6500, Anak-anak Rp. 3000, Mobil Rp. 10. 000 serta motor Rp. 5000.

Dilejja kita juga dapat lihat sumber air panasnya. Ada jalan setapak disamping kolam permadian menuju bukit. Di sana ada sungai kecil dengan air panas serta bebatuan yang dialiri dengan air panas serta mengelurkan asap. Hingga di ujung jalan, ada pohon yang di bawah akarnya ada lubang dengan diameter seputar lima puluh centi meter. Nah di situlah sumber air panas Permandian Air Lejja berasal.

Janganlah heran bila di sekitar pohon itu ada keleng serta botol yang diikat. Hal semacam itu merupakan lambang penghargaan untuk yang mengantungkan botol atau kaleng itu, di mana saat harapan itu terwujud maka orang akan tiba lagi ke Lejja untuk melepas ikatan botol atau kalengnya, Serta juga untuk lambang pengikatan jalinan pasangan sejoli yang datang ke Pemandian air panas lejja.

Kesenian Dan Khas Budaya Sulawesi Selatan

DARADAENG – Sulawesi Selatan dengan beberapa suku aslinya memiliki kesenian yang telah mendarah daging sehingga provinsi ini kaya akan segala bentuk kesenian. Kesenian yang paling utama adalah dalam seni tari. Seni tari di Sulawesi Selatan biasanya dibawakan oleh penari-penari cantik dengan pakaian adat berupa baju bodo serta memakai sarung sutra dan membawa warna-warni ceria. Kesenian Dan Khas Budaya Sulawesi Selatan meliputi tarian yang dikenal di Sulawesi Selatan di antaranya Tari Pasulla, Tari Pattenung, Tari Pakarena, Tari Pajaga, Ganrang Bulo, dan Sebagainya. Sementara itu lagu Daerah Sulawesi Selatan, di antaranya anging Mammiri, Ati Raja, dan Masih Banyak Lagi. Berikut 10 Jenis Kesenian Sulawesi Selatan.

  1. Tari Paduppa Bosara
    Tari Padupa Bosara merupakan sebuah tarian yang mengambarkan bahwa orang bugis kedatangan atau dapat dikatakan sebagai tari selamat datang dari Suku Bugis. Orang Bugis jika kedtangan tamu senantisa menghidangkan bosara sebagai tanda kehormatan.

  2. Tari Pakarena
    Tari Pakarena Merupakan tarian khas Sulawesi Selatan, Nama Pakarena sendiri di ambil dari bahasa setempat, yaitu karena yang artinya main. Tarian ini pada awalnya hanya dipertunjukkan di istana kerajaan, namun dalam perkembangannya tari Pakarena lebih memasyarakat di kalangan rakyat.

Tari Pakarena memberikan kesan kelembutan. Hal tersebut mencerminkan watak perempuan yang lembut, sopan, setia, patuh dan hormat pada laki-laki terutama pada suami. Sepanjang Pertunjukan Tari Pakarena selalu diiringi dengan gerakan lembut para penarinya sehingga menyulitkan bagi masyarakat awam untuk mengadakan babak pada tarian tersebut.

  1. Tari Ma’badong
    Tari Ma’badong hanya diadakan pada saat upacara kematian. Penari membuat lingkaran dengan mengaitkan jari-jari kelingking, Penarinya bisa pria atau bisa wanita. Mereka biasanya berpakaian serba hitam, namun terkadang memakai pakaian bebas karena tarian ini terbuka untuk umum.

Tarian yang hanya diadakan pada upacara kematian ini hanya dilakukan dengan gerakan langkah yang silih berganti sambil melangtungkan lagu kadong badong. Lagu tersebut syairnya berisikan riwayat manusia malai dari lahir hingga mati, agar arwah si Mati diterima di negeri arwah atau alam baka. Tarian Badong bisanya belansung berjam-jam, sering juga berlansung semalam suntuk.

Tarian Ma’badong bisanya dibawakan hanya pada upacara pemakaman yang lamanya tiga hari tiga malam khusus bagi kaum bangsawan di daerah Tana Toraja Sulawesi Selatan.

  1. Tarian Pa’gellu
    Tari Pagellu merupakan salah satu tarian dari Tana Toraja yang di pentaskan pada acara pesta tambu Tuka, Tarian ini juga dapat ditampilkan untuk menyambut patriot atau pahlawan yang kembali dari medan perang dengan membawa kegembiraan.

  2. Tari Mabbissu
    Tari Mabissu merupakan tarian bissu yang biasanya dipertunjukkan ketika upacara adat. Para penarinya bissu (orang yang kebal) yang selalu mempertontokan kesaktian mereka dalam bentuk tarian komunitas bissu bisa kita jumpai didaerah pangkep sigeri sulawesi selatan.

  3. Tari Kipas
    Tari kipas Merupakan tarian yang memrtunjukan kemahiran para gadis dalam memainkan kipas dengan gemulai alunan lagu.

  4. Gandrang Bulo
    Gandrang Bulo merupakan sebuah pertunjukan musik dengan perpaduan tari dan tutur kata. Nama Gandrang bulo sendiri diambil dari perpaduan dua suku kata, yaitu gendang dan bulo, dan jika disatukan berarti gendang dari bambu. Ganrang Bulo merupakan pertunjukan kesenian yang mengungkapkan kritikan dan dikemas dalam bentuk lelucon atau banyolan.

  5. Kecapi
    Kecapi Merupakan sala satu alat musik petik tradisional Sulawesi Selatan, khusunya suku Bugis. Baik itu Bugis Makassar ataupun Bugis Mandar. Menurut sejarahnya kecapi ditemukan atau diciptakan oleh seorang pelaut sehingga betuknya menyerupai perahu. Kecapi, biasanya ditampilkan sebagai musik pengiring pada acara penjemputan para tamu pada pesta perkawinan, hajatan, bahkan hiburan pada hari ulang tahun.

  6. Gendang
    Gendang merupakan sala satu alat musik perkusi yang mempunyai dua bentuk dasar, yakni bulat panjang dan bundar mirip seperti rebana.

  7. Suling
    Suling bambu terdiri dari tiga jenis, yaitu:
    Suling Panjang (Suling Lampe) yang memiliki lima lubang nada dan jenis suling ini telah punah.
    Suling calabai (siling ponco) suling jenis ini sering dipadukan dengan biola, kecapi dan dimainkan bersama penyanyi.
    Suling dupa Samping (musik bambu) musik bambu masih sangat terpelihara biasanya digunakan pada acara karnaval atau acara penjemputan tamu.

Demikianlah ulasan mengenai Jenis Kesenian Sulawesi Selatan, mari kita lestarikan budaya yang ada didaerah kita masing-masing dan secara umum di Negeri Indonesia tercinta ini. semoga dapat bermanfaat Wassalam.

VIDEO: Pemandian Alam Air Panas Lejja Soppeng Makassar

Daradaeng.com – Pemandian Alam Air Panas Lejja, Makassar, Kabupaten Soppeng yang berjarak 200 km di utara kota Makassar menyimpan obyek wisata yang tak kalah menariknya dengan obyek wisata lainnya di sekitar kota Makassar.

Suasana Pemandian Alam Air Panas Lejja Soppeng
Suasana Pemandian Alam Air Panas Lejja Soppeng

Kabupaten Soppeng ini mendapat julukan Kota Kalong karena di ditempat ini banyak terdapat kelelawar di setiap pohon yang ada di sepanjang kota ini. Di Kota Kalong ini terdapat wisata air panas dengan nama Pemandian Alam Air Panas Lejja.

Berikut Video ini Wisata Air Panas Lejja Soppeng :

Pemandian Alam Air Panas Lejja berada di kawasan hutan lindung berbukit dengan panorama yang indah di Desa Bulu, Kecamatan Marioriawa, 44 km utara Kota Watansopeng yang merupakan ibukota Kabupaten Soppeng.

Permandian ini memiliki panorama alam yang sangat indah. Pohon-pohon di sekitar kawasan air panas Lejja sangat rindang. Suhu udaranya begitu sejuk. Suhu air di dalam kolam beragam. Suhu terpanas yakni 60 derajat celcius. Dari kolam dengan pusat mata air berjarak sekitar 100 meter dan terdapat pohon besar di atasnya.

Di tempat ini memiliki sumber air panas dengan suhu mencapai 60 derajat ini dipercaya bisa menyembuhkan gatal-gatal dan rematik. Pemandian ini merupakan obyek wisata andalan yang banyak dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara.