Kategori
Riview

Metode-Metode yang Dipakai pada Dewatering

DARADAENG – Dewatering adalah sebuah istilah pada suatu cara yang digunakan untuk pembebasan atau pembersihan aliran air tanah yang berada di area konstruksi. Tujuan dari dewantering adalah terjaganya daerah galian proyek agar tetap kering dan kestabilan lereng galiannya. Banyak manfaat yang diberikan dewantering terhadap proyek yang Anda kerjakan.

Manfaat tersebut di antaranya adalah mencegah tanah menggembung, mencegah terjadinya risiko sand boil, perembesan, mencegah erosi buluh, serta memperbaiki kestabilan pada tanah. Jika Anda mencari jasa dewatering konstruksi, Anda dapat mempercayakan hal itu pada Sewatama. Jangan sampai Anda salah dalam memilih penyedia jasa yang tidak berpengalaman dan tidak terpercaya.

Metode Dalam Dewatering

1. Open Pumping
Metode yang umum digunakan dalam dewatering adalah metode open pumping. Biasanya digunakan pada tanah yang mempunyai karakteristik berkohesi, padat, dan gradasi yang baik. Metode ini dilakukan dengan cara air rembesan dan air permukaan yang berasal dari bagian pada tepi galian yang dikumpulkan dengan menggunakan kolektor. Kolektor akan membuang air yang ada di galian.

Tidak perlu khawatir terhadap biaya yang dikeluarkan, karena dengan memilih metode dewatering open pumping biaya yang dikeluarkan akan lebih murah dibandingkan dengan yang lainnya. Jika masih ragu, Anda dapat memilih Perusahaan konsultasi kelistrikan berpengalaman seperti Sewatama. Anda pun dapat berkonsultasi dan mengetahui lebih detail di Sewatama.

2. Cut Off
Metode dewatering cut off menggunakan dinding penyekat atau pembatas untuk memotong aliran air. Tujuan hal itu agar daerah proyek dapat bebas dari air. Metode ini dipakai apabila ada sebuah gedung yang sensitif pada penurunan air tanah dan letaknya berada di sebelah proyek. Kesensitifan yang lainnya yaitu cadas dengan banyak celah, tanah yang berbutir dan lepas.

3. Predrainage
Dalam metode predrainage yang dilakukan adalah sebelum pekerjaan pada proyek dimulai, dilakukan penurunan permukaan air terlebih dahulu. Cocok digunakan untuk jenis tanah yang memiliki karakteristik bercadas dan banyak celah, berbutir seragam, serta tanah lepas. Metode ini tidak memiliki efek pada bangunan yang berada di sekitarnya.

Ketika hendak memilih dewatering pada daerah perusahaan Anda, jangan lupa memperhatikan metode yang sesuai dengan karakteristik tanahnya. Metode yang tepat akan memberikan hasil yang memuaskan terhadap pekerjaan Anda. Pilihlah Sewatama untuk penyedia jasa yang terpercaya dan dapat diandalkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *